Beramal (bekerja)

Di antara taujih Nabi SAW yang paling menarik dalam menjelaskan nilai beramal (bekerja) adalah hadits yang berbunyi:

“Apabila kiamat terjadi, sementara di tanganmu ada bibit kurma, maka jika mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, maka tanamlah.” (HR. Ahmad)

Kenapa dia harus menanamnya, sementara kiamat sudah hampir terjadi. Bukankah nantinya tidak akan ada yang memanfaatkannya, baik yang menanam ataupun orang-orang setelahnya.

Ini membuktikan bahwasanya bekerja itu pada dasarnya sangat ditekankan, dan sesungguhnya merupakan kewajiban bagi setiap Muslim untuk tetap bekerja dan senantiasa produktif, sampai habis tetes terakhir minyak dalam pelita kehidupan ini.

About the Author

One thought on “Beramal (bekerja)

  1. betul..kerja tidak perlu memikirkan hari kiamat..
    menunggu hari kiamat adalah hal yang tidak berguna..
    selama menunggu terlalu banyak waktu yang sia2..

    sia2 itulah kiamat yang sebenarnya..
    jadi gunakan sia2 itu sebaik mungkin..

    salam damai

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like these